
Hari ini aku merenung sendiri
Mematung menghadap kaca bening di kamarku
Dalam kesunyian aku berkata :
“Ternyata masih banyak kekurangan yang aku punya”
Mungkin perlu ada perubahan dalam diriku
Mungkin juga perlu perombakan untuk mengubah semua ini
(Feryanto Hadi : Penulis buku “Cantik Tanpa Lipstik seperti Siti Khadijah”)
Assalamu’alaikum shobat Muti, yang caem…. Ayoo..ngaku mikir apa barusan setelah baca puisi di atas ? jujur, kalo Muti seh setelah menyelami aliran kata en makna puisinya Kang Fery (ciee.. kaya’ sungai aja jeng?), Muti jadi mikir gini..:” Ya Allah,… ternyata Muti kok masih juga banyak salah ya, masiih banyak aja dosa-dosa yang melingkupi diri… , Muti tuh masih juga ngerasa banyak kekurangan (pastinya bukan kurang ajar). Tapi,, yups.. mulai detik ini juga, Muti mau kok berubah.. Yaa Rabb help me!!.. Bantu diriku ya..!!
Eitts !! hentikan dulu..!!, hampir aja Muti lupa nyapa sobat Muti semua..Oya, shobat Muti yang imyut-imyut semua kayfahalukum fi hadzihil fursoh?? Bikhoir aja kan jeng? Alhamdulillah, Muti sueneng buanget loh jika denger kabar ente semua baek-baek en sehat-sehat aja. Masih setia dong langganan Muti ? (itung-itung nambah ilmu en pahala dech),, btw, Muti ada oleh-oleh do’a nie buat kamyu semua.. “ Ya Allah, pada hari ini Muti bersimpuh menghadapMu, tolong Ya Allah jadikan sobat Muti, remaja yang sholeh en sholehah, taat en patuh kepadaMu, ikhlas menjauhi laranganMu. Jadikan mereka generasi bintang yang senantiasa merindukan surgaMu en tak terlena dengan gemerlapnya dunia. Semoga do’a Muti Engkau kabulkan Ya Allah. Amiin.
(Hiks.. hiks..hiks…), napa ente semua pada nangis..? Terharu niyee..? Makanya jangan bosen-bosen bergaul ma Muti. Isya Allah Muti bakalan rajin mendoakan kamyu semua. Masih banyak stok do’anya. Cz, as u know, bukankah qita bersodara pren? (masih inget dong Muti edisi lalu?)
Nah, sekarang dilanjut discuss puisinya..!!! capchuuss. Intinya nih, puisi tersebut ngingetin qita akan arti sebuah ‘perubahan’. Ngemeng-ngemeng (pinjem bahasanya Tukul) kalo qita bicara soal ‘perubahan’, berarti ada yang belum pas dong!! Ada yang belum bener!! Emang napa juga dirubah-rubah kalo udah cocok? Tul nggak? Jayyid jiddan!! Bener banget !! Mahir bener Mut ente hare ne!! eh, Muti mah Insya Allah emang mahir ^_^ ( gak hari ini aja kale..), Muti kan gak pernah bosen-bosen untuk mengkaji Islam. Kayak lagunya Slank “Jangan Takut, ayo keluar, hadapi dunia DENGAN MENGAJI”. Shobat Muti, jangan pernah malez ya untuk blajar Islam. Biar ente smua mahir kaya Muti.. he..he..
Berubah itu wajib en perlu bro. coz, emang sekarang kita ni sedang ada yang gak bener. Perubahan yang dimaksud adalah ‘perubahan’ kearah yang lebi baik. Oke deh Muti, jadi misalnya saja dari yang jelek jadi Cantik geto?
CANTIK ITU….
PASTINYA!!.ente musti inget, bahwa baik buruknya sesuatu yang bisa nentuin cuman Allah doang. (Loh kok geto Mut??) ya, iyalah (g pake ya iya dong), Allah kan yang menciptakan kita. Jadi hanya Dialah yang tahu apa yang baik buat hambanya. Masuk akal kan?
Soal cantik..?? banyak orang mengartikannya adalah wanita yang memiliki tubuh tinggi semampai, ramping, sexy, kulit putih, rambut lebat, hidung mancung, de el el (yah gak jauh2 dari Aura Kasih, Luna Maya, Nia Ramadhani, Nadine, BCL geto) yang laen?? Lewat bro…!!!
So, thats why cewek-cewek rela berbondong-bondong merobah tubuhnya kayak mereka abiz-abizan. Meski kudu ngerogoh kocek dalem-dalem (sstt, konon bea perawatan tubuh bisa nyampe 10 juta hingga 30 juta Coy!!) Gimana enggak mahal, kalo bisa kita daftar, banyak banget tuh ‘senjata’ buat cantik ex: krim pemutih en penghalus wajah, pembesaran/pengencangan paudara en sebangsanya, operasi sedot lemak, tranplantasi bulu mata, bulu rambut, bulu hidung (upss..), de el el. Meski kudu pasang muka melaz ma nyokap agar diijinin NYALON, en berjuta pengorbanan laen demi status CANTIK..!! (Makan tuh CANTIK!!!)
Tapi eitts.. bener gak sih Cantik musti kaya geto?
ISLAM MEMAKNAI KECANTIKAN
Btw, girls..Islam sebagai agama sekaligus sebagai sistem kehidupan punya aturan yang unik en komplit tentang seluruh aspek kehidupan. Islam membahas konsep tentang bagaimana seorang muuslimah musti berpenampilan en kepada siapa dia boleh menampakkannya.
Dalam Islam standar untuk bertingkah laku, termasuk berpenampilan adalah halal – haram yang telah ditetapkan oleh Sang Pencipta, Allah SWT. Di depan laki-laki yang bukan mahrom, wanita muslimah wajib alias kudu menutup aurat (seluruh tubuh kecuali muka en telapak tangan), yaitu mengenakan jilbab en khimar alias kerudung. Persis dengan firman Allah “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka” (TQS. A Ahzab : 59) juga di TQS. An Nur : 31 yang berbunyi “Dan Janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) tampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kerudung ke dada mereka” .
Nah, kamyu udah paham kan? Jadi kamyu-kamyu yang muslimah gak perlu rempong (repot) untuk ngeluarin duit berjuta-juta hanya untuk berhias, mempercantik (bertabaruj)yang berlebihan dengan produk2 mahal. Gak perlu juga make baju-baju yang sempit en kurang bahan, menonjolkan lekukan-lekukan tubuh. Kerena sesungguhnya Allah tidak melihat kemuliaan hambaNya dari bentuk fisiknya.
Seperti hadits Nabi :”Sesungguhnya Allah SWT tidak memandang postur tubuh kalian dan tidak pula pada kedudukan maupun harta kekayaan kalian tetapi Allah SWT memandang pada hati dan amal perbuatan kalian” (HR. Muslim & Ath Thabrani dari Abu Hurairah).
Nah.. yang taat en patuh sa perintah ALLAH gini nih yang disebut: WANITA SHOLEHAH, begitulah dia populer dipanggil sebagaimana sabda Rasulullah SAW : “Dunia adalah perhiasan & sebaik-baik perhiasan adalah wanita yang sholehah”
Sobat Muti.. bagi yang cewek.. Semoga kamyu menjadi wanita sholehah. Amiin. Asal tahu saja, dari diri wanita sholehah selalu terpancar kecantikan sejati (inner beauty). Dikisahkan, kelak di surga para bidadari akan malu & iri kepada wanita shalihah yang selama di dunia senantiasa patuh kepada allah SWT.
GIMANA DONG?
Nih Muti kasih bocoran agar kita bisa jadi Muslimah yang Te O Pe Be Ge Te. Asal ente mau usaha :
1. Mengkaji Islam, sampe pikiran kita en perbuatan kita Islam semua.
2. Hiasi diri dengan amal sholeh. Kalo Islam memerintahkan suatu perkara langsung aja di kerjakan, jangan tawar menawar. Begitu juga larangannya, langsung saja ditinggalkan, jangan dipiara.
3. Sebarkan Islam yang kamu tahu. Meski cuman 1 ayat. Jadi, yang paham Islam mah bukan kamu melulu, agar Ajiib yang juga musti tau non!! Agar kita bisa masuk suga rame-rame.
Sobat Muti, buruan deh kita berubah jadi rajin en semangat. Bagi yang masih ogah-ogahan make kerudung en jilbab, jangan tunda saudariku.. sekaranglah waktunya untuk berubah, InsyaAllah masih beri kesempatan kita jika kita punya kehendak yang kuat untuk bertobat. Marilah kita mengenakan ‘busana surga’ yang didesain khusus oleh Sang Arsitektur untuk kita Muslimah.. ALLAHU AKBAR..!! Wassalamu’alaikum. (SM)
Selengkapnya...
Rabu, 08 April 2009
RAIH KECANTIKAN SEJATI
Senin, 30 Maret 2009
Ukhuwah Yang Di Rindukan

"Saudaraku..
Kapan kita ‘kan kembali berjabat mesra
Bila kepongahan dan keangkuhan
Semakin hari kian menggila ?
Bila nafsu untuk menguasai
Menghancurkan dan merendahkan
Begitu menggebu dan kian rakusnya?
Saudarku..
Kapan kita kan berpeluk sayang
Bila senyuman dan manisnya kata-kata hanya fatamorgana
Bila tangan lebih suka berkubang dalam kotoran dan amisnya darah
Mencekik dan menyantap bangkai sesama menghalalkan segala cara
Saudaraku kapan musuh kan gemetar melihat kita
Bila kita masih terburai tak tahu bagiannya
Masing-masing berebut segala corak dan bentuk berhala dunia?
Bila tujuan tak lagi Mulia
Mengharap status dan kehormatan semata ?
Saudaraku..
Lupakan segala kepongahan dan keangkuhan
Kita berada bukan untuk apa-apa
Hanya menghamba kepada-Nya
Saudaraku
Rengkuh aku dalam mesramu
Jabat erat tanganku dengan segenap cintamu
Biarkan kita melebur dan menyatu
Hingga musuh-musuh tidak lagi kuasa
Meluluhkan azam yang menyala
Wahai Sang Penggenggam Alam Semesta
Hanya kepada-Mu kami mengadu
Hanya Engku Yang Maha Perkasa
Hamba mohon Ya.. Rabb...
Satukan hati kami dalam ukhuwah yang dalam nikmat Iman dan Islam”
(Karya : NN)
Wah.. lama nih ga’ ketemuan ama Sobat Muti.. Kayfahaluka neh..?. Moga teuteup baek-baek aja en pastinya chiayo-chiayo.. Emmm udah berapa bulan.. ya... kira-kira 3 bulan geto deh ya.. kangen berat neh.. Mutinya..
Ngomong-ngomong neh, udah banyak banget yach kejadian-kejadian belakagan ini yang menggembirakan atopun yang menyedihkan macam tragedi Palestina yang sempat menyedot perhatian dunia. Ada 1 hal yang lekat banget di benak Muti, yakni gak kompaknya negeri muslim menghadapi satu negeri macam Israel. Muti sempat gak abiz pikir, napa juga ya 1 negeri zionis Israel yang dengan sombongnya dan membabi buta dapat dengan mudahnya membantai sodara-sodara seiman kita di Palestina dengan tanpa pembelaan sedikitpun dari negeri muslim lain di luar Palestina? Jangankan mengirimkan tentaranya sebagai tanda perlawanan terhadap kebiadaban Israel, sekedar membuka pintu perbatasan di Raffah untuk masuknya bantuan logistik dan medis Mesir –yang negeri Muslim- saja, enggan dilakukannya. Inikah yang disebut dengan ukhuwah?Ini pulakah yang disebut satu tubuh?
Kesatuan yang Terkoyak.
Sobat Muti, Padahal Rasul pernah bersabda, “Janganlah kamu sekalian saling dengki mendengki saling tipu menipu, saling marah memarah dan saling benci membenci. Muslim yang satu adalah bersodara dengan Muslim yang lain.Oleh karena itu, tidak boleh menganiaya membiarkan dan menghinanya. Takwa itu ada di sini,Rasul menunjuk dadanya tiga kali.Seseorang itu cukup dianggap jahat bila ia menghina saudaranya sesama Muslim. Setiap Muslim yang satu terhadap Muslim yang lain itu haram mengganggu darahnya, hartanya dan kehormatannya (HR. Muslim)
Sobat Muti, sayangnya kaum Muslim gak sepenuhnya paham dan “ngeh” tentang arti persatuan (Ukhuwah Islamiyyah) Karenanya Negara Islam yang sempat menjadi negara Adidaya lebih dari 14 abad lamanya luluh lantah oleh perpecahan diantara mereka. Gimana engga’ terpisah-pisah Negara Islam kala itu, Inggris – sebagai penjajah- telah menggunaan upaya (devide et impera) –pecah belah dan kuasai. Aha, persis dengan yang Indonesia pernah dialami ketika dijajah Belanda.
Inggris menggunakan nasionalisme(kebangsaan) dan chauvinisme (kedaerahan) pada tubuh kaum Muslim, padahal kesatuan Negara Islam (khilafah Islam) lebih dari ikatan karena etnis, ikatan karena tanah airnya dll. Ikatan yang menyatukan kaum muslim dalam Khilafah adalah aqidah islam. Itulah sebabnya mengapa Khilafah mampu menguasai 2/3 dunia di masa kejayaannya. Namun pada saat pemahaman kaum muslim tentang Islam menurun akibat diremehkannya bahasa arab sebagai kunci untuk memahami Islam, maka negara barat/asing dapat dengan mudah melibatkan Khilafah Islam pada Perang Dunia I. Pada akhirnya Khilafah Islam kalah. Walhasil Inggrislah yang menguasai Khilafah Islam, dengan membagi-baginya menjadi beberapa wilayah kecil. Yup, menjadi lebih dari 50 negara yang sampai saat ini kita jumpai.
Sobat Muti..., sekarang kita bisa rasakan betapa kaum muslim tidaklah berdaya dihadapan orang kafir akibat tercerai berainya mereka. Emang, yang namanya tercerai berai sih bagai tubuh yang dimutilasi. Praktis, tangan engga bisa merasakan kaki, kaki juga engga’ bisa merasakan tngan. Padahal Rasul pernah mengumpakan tentang kecintaan seorang muslim dengan saudaranya seperti satu tubuh dalam HR. Bukhari Muslim, “Perumpamaan orang-orang yang beriman di daam saling cinta mencintai saling sayang menyayangi & saling kasih mengasihi adalah seperti satu tubuh. Apabila ada salah satu anggota tubuh yang mengaduh kesakitan maka anggota tubuh yang lain ikut merasakannya, yaitu dengan tidak bisa tidur dan merasa demam.” .Bahkan dalam Hadits Muadz riwayat Tirmidzi beliau menyatakan Hadits ini hasa shahih “Alah Aza Wajalla berfirman, “Orang-orang yang saling mencintai karena keagunganKu, mereka akan mendapatkan mimbar-mimbar dari cahaya. Para Nabi dan syuhadapun tertarik oleh mereka”.
Padahal negara Eropa tidak pernah membayangkan bahwa umat Islam saat itu harus lenyap. Karena pada saat itu kekuatan kaum Muslimin begitu luar biasa. Kekuatan itu tak lain bersumber pada Islam itu sendiri. Mereka paham betul bahwa Islam mampu menyelesaikan seluruh persoalan mereka baik di dunia maupun di akherat. Hal inilah yang telah diketahui oleh bangsa penjajah pada saat itu. Hingga mereka berupaya untuk memisahkan kaum muslimin dari Islam yang sempurna, menjadi hanya Islam yang ritual. Mereka mengijinkan tegaknya tempat-tempat ibadah orang Islam, tapi tidak mengijinkan perjuangan orang Islam menuju supremasi hukum-hukum Islam. Terbukti dalam pembicaraan antara Rusia, Inggris dan Prancis tahun 1915 dalam suatu memorandum yang dajukan kepada Rusia, sebagai jawaban memorandum Rusia mengenai masalah ini. Prancis dan Inggris memasukkan 1 pasal yang menyatakan, “ Melindungi tempat-tempat suci di negeri-negeri Islam dan wilayah Arab di bawah pemerintahan negara Islam yang merdeka ”. Dan memorandum Rusia menjawab ,”Penanganan suatu keputusan yang krusial mengenai hubungan di masa mendatang antara negara-negara Islam yang akan anda dirikan di atas puing-puing reruntuhan Negara Ottoman (negara yang meliputi wilayah-wilayah Suriah, Irak, Palestina, Arab, Kilika, Armenia dan Kurdistan) dan memisahkan mereka dari Khilafah, merupakan suatu permasalahan bagi Pemerintahan Yang Mulia Tsar. Pemerintah Yang Mulia Tsar dengan tulus mengharap (anda) dapat menghapuskan Khilafah dari bangsa Turki, namun pada saat yang sama kami sungguh-sungguh berharap anda menjamin kebebasan melaksanakan ibadah haji dan tidak sedikitpun ikut campur dalam perkara-perkara yang dapat melukai kaum muslimin.”
Sobat Muti.., masih nongkrongin Muti Kan? Nah.. itulah sebabnya, meski seringkali dalil-dalil dari Al –Qur’an dan Sunnah di bacakan tentang persatuan kaum Muslimin, tapi tetep aja ada kaum muslim yang cekcok sana-sini. Karena pemahaman mereka telah di “Switch” (diputar balik) oleh penjajah. Kaum Muslim baru ngeh kalo di ajak kepada sholat, puasa , zakat, haji de el el. Tapi kurang ngeh jika di ajak untuk bersatu menerapkan syariah Islam. Naudzubillah... Moga engga terjadi deh pada Sobat Muti di rumah...
Bersama Kita Bisa
Nah Sobat Muti, tentunya pengen banget bukan, jika kita kaum muslim bener-bener bisa mengulang kembali ukhuwah Islam yang pernah terjalin antara kita? Dan yang pernah Rasul dan shahabat perjuangkan. Sehingga kita bisa saling bantu satu dengan yang lain. Kita enggak ngerasa bersalah-akibat ketidak berdayaan kita- ketika kita menyaksikan sodara semuslim teraniaya oleh Zionis Israel. Sedangkan kita hanya mampu meratap dan berdoa kepada-Nya. Akankah kita menunggu lebih banyak lagi korban berjatuhan akibat tercerai berainya kita?? Sobat Muti..., mari kita sama-sama menyongsong kesatuan umat Islam. Kesampingkan apa yang melekat pada kita: Kebangsaan, Suku, Etnis, Warna Kulit, Madzhab, Golongan dst. kecuali akidah Islam itu sendiri. Bukankah hanya akidah Islamlah yang memuliakan kita dan Islam? Yakni dengan penerapannya dan persatuan kaum muslimin sedunia. Allahu Akbar
Selengkapnya...
Sabtu, 18 Oktober 2008
Krisis jilid 2
Sobat Muti, yang Jamil end Jamilah.. Muti mau ucapin Met Hari Raya Idul Fitri 1429 H. ”Taqobalallahu mina wa minkum, Minal Aidin wal faizin Maaf Lahir “Batin.. Gimana.. Hari Raya Taon ini.. Wahh.., pastinya hepi yah..
Bisa kumpul bareng ma sodara-sodara en handai taulan yang lama ndak bisa ketemu, plus maaf-maafannya kale.. pa lagi kalo kumpul barengnya ma makan-makannya sekalian.. he he.. ada opor ayam, ketupat, kue-kue kering khas lebaran.. wuih.. pokoknya hepi deh… en pa lagi sama yang atu ini (Angpao) dari Om, Tante, Bapak, end Eyang yang udah jadi tradisi tahunan.
Tapi.. non.., kita musti bersyukur loch bias ketemu ma Hari Raya taon ini. Pastinya setelah Beres ngelewatin Ramadhan dengan penuh ketaatan padaNya. Ditambah lagi dengan kebahagiaan yang udah Muti jelasin di atas. Pa lagi ndak semua orang bisa heppi kayak kamyu.. ada disana bahkan banyak dari mereka.. orang-orang yang ndak bisa kumpul ma keluarganya, boro-boro kumpul bareng ma keluarga.., mereka masih musti muter otak buat makan besok. Disudut-sudut kota Tulungagung neh contohnya.. ndak jarang loch kita jumpai GEPENG (gelandangan Pengangguran) yang malang melintang mengais-ngais rizqi demi sesuap nasi. Yaa... mesqi ndak sebanyak kota Metropolitan macam Jakarta ya.. Sobat Muti.
Yang nambah sedih lagi nih Sobat Muti.. setelah berhepi-hepi di Bulan yang penuh dengan Kemenangan ini (itu bagi yang bisa hepi.. yang udah susah yahh ^_^)...kita musti dihadapain ma krisis ekonomi di negeri kita tercinta ini.. (Yah.. meski ada yg bilang Cuma krisis keuangan saja)...Tahu..kan Kamyu tentang kabar ini. (Wah.. nggak gaul neh kalo nggak ngarti)..Makanya non Buka Mata Buka Telinga.. en lebih penting lagi Buka tuh Pikiran Kamyu. So Kamyu bisa ”Ngeh” sama bagaimana ”Termehek-meheknya” masyarakat kecil akibat krisis ini. En Bisa jadi kamyu akan menjai korban selanjutnya.. (Hi...HI.. Atut..)
Kabarnya neh.. Negeri kita ini Cuma kena imbasnya doang.. artinya sebenarnya bukan negeri yang error perekonomiannya..(Tapi, kalo ndak error kenapa Daya Tahan Tubuhnya lemah Ya..). Seperti diberitakan di Mass Media Harga saham yang tercatat dan diperdagangkan di bursa-bursa utama di seluruh dunia, kembali berjatuhan akibat pengaruh jebloknya indeks saham utama di bursa Wall Street, Amerika Serikat (AS),pekan lalu. Konon akibat kredit macet perumahan di AS. Yah.. kena deh Indonesia.. akibatnya nilai mata Uang Rupiah terjun bebas sampai menembus Rp 10000/dolar artinya terjadi inflasi yang ruar biasa.
Pemerintahpun langsung menutup BEI beberapa hari. Dan Selang beberapa hari BEI dibuka. Karena takut indeks Sahamnya akan Jatuh. Karena takut ada investor yang berebut narik keuntungan dari situasi kaya gini. .. (Ngarti kagak..??)
Emmh.. gini aja.. sebenarnya kejadian kaya gini dulu pernah ada di 1997/1998. Meski ada yang bilang beda. Tapi intinya sama... yakni Krisis keuangan. Yang jadi pertanyaan. Kok AS yang Krisis kita juga ikut-ikutan krisis seh Mut..? Check this Out..!!
Kalo mau Jujur ya Sobat Muti…, Indonesia sekarang neh sebenarnya sedang menjalankan Ekonomi Kapitalistik. Kapital = Modal.. (Sederhananya Sistem Ekonomi yang mengutamakan Kapital/Uang).. Dan sejujurnya juga.. hampir seluruh dunia adalah penganut dari sistem ekonomi ini. Jadi jika Mbahnya Sistem (Amerika) ini mengalami krisis wajar jika cucu-cucunya juga kena imbasnya.
Sistem ekonomi Kapitalis dibangun di atas 3 pilar utama, yang meliputi:1) sistem Perseroan Terbatas (PT) —yang di dalamnya memperjualbelikan saham—,2) sistem bank ribawi dengan suku bunga serta, 3) standar mata uang kertas (kurs). Adanyaketiga sistem ini mengakibatkan adanya dua macam pasar dalam sistem ekonomi kapitalis, yaitu: Pertama, Pasar ekonomi riil/nyata (tempat produksi dan pemasaran bagi barang dan jasa nyata berlangsung. Di sektor inilah terjadi peningkatan ataupun penurunan kualitas hidup masyarakat yang sesungguhnya, tempat manusia beraktivitas memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya secara nyata. Di sektor ini, manusia harus melakukan aktivitas produktif (menghasilkan barang dan atau jasa secara riil) untuk mendapatkan penghasilan.
Kedua adalah ekonomi non riil atau sektor moneter, yang merupakan ekonomi parasit tempat berlangsungnya penjualan dan pembelian berbagai macam kertas berharga. Kertas-kertas ini dianggap sebagai kontrak yang mengikat, cek ataupun sekuritas yang mewakili hak yang dapat ditransfer dan diperjualbelikan oleh satu pihak kepada pihak yang lain. Ini semua tidak punya kaitan apapun dengan ekonomi riil. Parasit ekonomi ini telah berkembang sampai nilai transaksinya telah melampaui transaksi yang terjadi dalam ekonomi riil. Padahal dalam sektor ini, manusia tidak perlu melakukan aktivitas produktif (menghasilkan barang dan atau jasa secara riil) untuk mendapatkan penghasilan. Sehingga bisa dibayangkan, laju pekembangan ekonomi yang meningkatkan taraf hidup masyarakat secara riil akan sangat terhambat dalam kondisi seperti ini.
Ada hubungan erat dari ketiga pilar tadi non.. jika salah satu pilar berubah akan berpengaruh terhadap salah satu atau kedua pilar yang lain, di samping —tentu saja— akan mempengaruhi sektor ekonomi riil. Secara global dapat dijelaskan sebagai berikut:
Bursa Saham & Bank Riba
Nilai saham di bursa bisa mengalami turun dan naik. Teorinya, ketika kondisi nilai saham relatif stabil, maka banyak orang yang lebih memilih melakukan investasi di bursa ketimbang berspekulasi membeli dolar atau menyimpan uang di bank dengan mengharapkan bunga. Akibatnya, indeks saham perusahaan yang bersangkutan menguat di bursa, sehingga semakin banyak dana yang dikucurkan ke perusahaan. So perusahaan bisa berkembang, seiring dengan meningkatnya kapasitas produksi (secara kuantitas maupun kualitas) sekaligus meningkatnya jumlah angkatan kerja yang bisa tertampung. Otomatis, akan menaikkan taraf hidup para pekerja.
Namun, ambisi para investor untuk memperoleh keuntungan dengan cepat (tanpa menunggu deviden/laba dari perusahaan) membuat keadaan dengan mudah berbalik. Ketika investor udah dapat laba dan melepas sahamnya ke bursa, indeks saham akan menurun. Ini berarti investasi menyusut (bahkan bisa sampai minus).Produksi juga berkurang, tenaga kerja juga mesti dikurangi. Maka, terjadilah gelombang PHK, yang akan menurunkan taraf hidup para pekerja (kalangan kelas bawah).
Sistem bank riba adalah bencana utama dalam ekonomi kapitalistik. Bank menghimpun dana dari masyarakat melalui tabungan dan deposito kemudian memanfaatkan uang tersebut seolah-olah bukan uang milik nasabah. Karena ternyata bank meminjamkan dana ini kepada para kapitalis (konglomerat) dan pengusaha, termasuk para spekulan di bursa saham, baru kemudian kepada para deposan sendiri. Untuk itu bank mensyaratkan tingkat suku bunga (kredit) tertentu pada setiap pinjaman.
Faktanya, para pemilik bank yang konglomerat dan teman-temannya mendapatkan prioritas memperoleh pinjaman, bahkan dengan tingkat suku bunga yang telah dikurangi. Kapitalis dan pengusaha lainnya mendapatkan prioritas berikutnya, alasannya resiko akan lebih kecil bila peminjam merupakan pemilik bank sendiri. Barulah prioritas terakhir diberikan kepada pengusaha kecil dan rakyat kebanyakan. Bias ini terlihat pada perbedaan tingkat suku bunga pinjaman yang ada pada masing-masing pinjaman ini. Di Amerika misalnya, suku bunga kredit sebesar 5.8% diberlakukan kepada para konglomerat dan perusahaan-perusahaan besar dan 20% diberlakukan untuk pinjaman yang diberikan untuk pembelian mobil (oleh masyarakat). Akhirnya, bisa dilihat bahwa sistem bank ribawi ini menyebabkan beredarnya uang terjadi hanya pada segelintir orang dan kembali uang akan terakumulasi di kalangan para kapital.
Tinjauan Syariah
Setelah di atas diuraikan kebobrokan yang ditimbulkan oleh PT (saham), dan bunga ribawi, maka berikut ini akan dikupas bahasan syara yang telah secara tegas mengharamkan kaum muslimin melibatkan diri dalam lingkaran perekonomian kapitalis.
Sistem PT memberikan pertanggungjawaban yang terbatas kepada perseroan dengan tujuan untuk melindungi para kapitalis dan pengusaha jika terjadi kegagalan dalam usaha. Dalam kasus terjadinya kegagalan ini, orang-orang yang memiliki klaim tidak akan dapat menuntut kompensasi apapun dari para investor, sekalipun aset pribadi yang mereka miliki sangat besar. Klaim finansial hanya dapat ditujukan untuk aset yang masih tersisa di perseroan.
Sistem ini bertentangan dengan syariah dari semua aspeknya. Islam mewajibkan kepada setiap muslim untuk membayarkan hutang kepada yang berhak, dan melarang mengambil potongan sedikitpun darinya. Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda:
Barangsiapa meminjam uang dari orang lain dengan niat akan membayarnya kembali, maka Allah akan membayarkannya untuknya. Dan barangsiapa yang meminjamnya dengan niat untuk membinasakannya, maka Allah akan membinasakan dia pula.
Islam telah menilai perbuatan menunda pembayaran hutang sebagai tindakan yang tidak adil, sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari dari Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah Saw bersabda yang artinya :Penundaan (atas pembayaran utang) oleh orang kaya adalah tidak adil.
Rasulullah telah mengajarkan kepada kita bahwa orang yang terbaik adalah orang yang terbaik dalam pembayaran hutang, sebagaimana diriwayatkan Bukhari bahwa Rasulullah bersabda:
Sungguh, orang yang terbaik di antara kamu adalah yang terbaik dalam menunaikan hutangnya.
Karena itulah, maka menghilangkan pembayaran hutang kepada mereka yang memiliki klaim atas suatu perusahaan, setelah pengumuman kebangkrutan (atau likuidasi) suatu usaha adalah sangat terlarang. Seharusnya mereka mendapatkan apa-apa yang menjadi milik mereka berupa hak-hak ataupun piutang secara penuh dari aset yang dimiliki oleh para investor.
Dari nash-nash syara di atas kita dapatkan bahwa syara telah mengharamkan saham, baik menjual ataupun membelinya. Hal ini dikarenakan saham berasal dari perusahaan yang tidak sah atau batil menurut pandangan Islam.
Berkaitan dengan masalah riba, dalam banyak keterangan dari ayat al-Qur'an maupun hadits Rasulullah Saw telah diterangkan dengan jelas keharaman memakan riba (bunga), di antaranya:
“Allah menggambarkan kekejian riba dengan menggambarkan orang-orang yang
memakannya sebagai orang yang telah dijerumuskan setan dan mereka akan
kekal menjadi penghuni neraka.” (Qs. al-Baqarah [2]: 275).
“Allah telah melarang dengan keras, orang-orang beriman mengambil riba. Allah juga mengumumkan perang terhadap mereka yang memakannya.” (Qs. al-Baqarah [2]: 278-279).
Dari berbagai nash di atas, sangat jelas bahwa hukum riba baik sedikit maupun banyak, adalah haram. Adapun sifat yang tampak dalam riba adalah adanya suatu keuntungan yang diambil oleh orang yang menjalankan riba, yaitu mengeksploitasi tenaga orang orang lain, dimana ia mendapatkan upah tanpa harus mencurahkan tenaga sedikitpun.
Sharf adalah pertukaran mata uang satu dengan mata uang lain. Yaitu pertukaran mata uang, antara satu mata uang dengan mata uang yang lain yang berbeda jenisnya, seperti pertukaran emas dengan perak, pertukaran dollar dengan rupiah hukumnya mubah (boleh) dengan syarat sama-sama diserahkan (ditempat). Dimana perhitungan yang satu atas yang lain itulah yang dinamakan kurs pertukaran mata uang. Jadi, kurs pertukaran mata uang adalah perhitungan pertukaran antara dua mata uang yang berbeda jenisnya.
Pertukaran mata uang dalam satu negara, seperti emas dengan perak yang pernah terjadi dalam daulah islamiyah (negara Islam) tidak menimbulkan masalah atau tidak berbahaya. Begitu pula, ketika negara-negara di dunia masih menjadikan emas dan perak sebagai mata uang dunia hidup dalam tahapan yang mapan; perekonomian dan keuangan stabil. Sebab, statusnya sama seperti perubahan harga barang yang mengikuti harga pasar (demand and supply).
Jadi, sistem berbasis emas menjamin kestabilan nilai tukar. Kesatuan keuangan untuk semua negara dengan sistem emas atau uang kertas substitusi (uang kertas yang mencerminkan kadar jumlah emas dan perak dalam bentuk uang atau batangan, yang disimpan di tempat tertentu, yang memiliki nilai logam sama dengan nilai nominal yang dimiliki oleh uang kertas tersebut, dan bisa ditukarkan sesuai dengan permintaan) yang secara sempurna bisa dipertukarkan dengan emas pada waktu yang sama. Karena itu, harga tukar antara uang suatu negara dan uang negara lain menjadi stabil karena terikat dengan emas yang sama nilainya dan sudah dikenal luas. Dinar Islam, misalnya adalah 4,25 gram emas; pound Inggris sesuai dengan ketentuan undang-undangnya, yaitu 2 gram emas murni; frank Prancis setara dengan 1 gram emas murni. Dengan demikian, harga tukar atau kurs menjadi stabil. Jadi kurs pertukarannya adalah dua dinar Islam dapat ditukar dengan sembilan frank Perancis atau dengan 4,5 pound Inggris. Kurs pertukaran ini akan tetap, karena hakikatnya adalah menukarkan emas dengan emas.
Perombakan sistem moneter standar emas dunia adalah hasil rekayasa Kapitalisme dalam rumusan Imperialisme Moneter melalui IMF dan Bank Dunia dengan metode hutang luar negeri, sistem moneter bukan standar emas, inflasi dengan sistem bank sentral, selisih kurs dan bunga melalui mekanisme pasar bebas. (baca Perubahan Mekanisme Penjajahan, as-Siyasah al-Iqtisadiyyah al-Muthla, 'Abudrrahman al-Maliki, hal. 6, Darul Ummah 1963).
Realitas ini dapat dilihat pada Indonesia. Hutang pemerintah yang sudah jatuh tempo adalah 51 milyar dollar AS. Jika kurs sampai bulan Juni 1997 sebesar Rp. 2000,-/dollar AS, maka besarnya hutang yang harus dibayar adalah Rp. 102 triliun. Setahun kemudian pada bulan Juli 1998, oleh IMF kurs telah ditetapkan Rp. 10.000,-/dollar AS. Maka hutang yang harus dibayar negara adalah Rp. 510 triliun. Hanya dalam waktu kurang lebih 1 tahun saja, kita harus mengumpulkan harta sejumlah 408 triliun rupiah, guna menutup utang tanpa menikmati sesenpun harta tersebut.
Sesungguhnya Barat (terutama AS) telah memainkan berbagai rekayasanya untuk mengacaubalaukan sistem mata uang dunia untuk menarik keuntungan darinya. Jadi, merekalah penyebab malapeteka krisis ekonomi di dunia, sekaligus sebagai bukti kebobrokan dan korupnya sistem ekonomi kapitalis, sebagai ideologi rancangan manusia. Satu-satunya jalan untuk menyelamatkan dunia dari berbagai krisis ini dan melepaskan jerat ekonomi kapitalis adalah dengan menghapuskan sistem ekonomi kapitalis, termasuk menghapuskan sistem PT dan menggantinya dengan sistem syirkah yang sesuai dengan Islam.
Untuk menyelamatkan dunia dari keadaan buruk ini, sistem bank berbunga dan sistem mata uang kertas inconvertible juga harus dihilangkan dan dikembalikan kepada standar mata uang emas dan perak. Hal ini akan mengakhiri inflasi moneter yang menakutkan dan masalah pinjaman bank berbunga. Ini juga akan mengakhiri spekulasi yang telah menyebabkan hebohnya bursa saham. Ketergantungan pada bank ribawi juga harus diakhiri.
Selengkapnya...
Senin, 15 September 2008
Assalamu'alaikum Cinta
SSatu bulan yang begitu istimewa buat orang Muslim. Segitu istimewanya sobat Muti.. Penyambutan Ramadhanpun dipersiapkan begitu rupa berikut dengan pernak-perniknya. Sebagai orang Jawa nehh. Pastinya sobat Muti nggak asing bukan dengan tradisi megengan . . ato barangkali di daerah laen juga ada noh tradisi lain. Yah... apalah geto.. Ato dengan mengadakan sepedah hias keliling RT .. bahkan di dekate Markaz Muti barusan pula ada Festival Lampion ala Kampung untuk nyambut Ramadhan. Tak ketinggalan pula anak-anak jecil pun sudah sejak seminggu sebelum Ramadhan telah menyiapkan diri dengan kenthongan dan instrumen musik lainnya buat membangunkan penduduk kampung makan sahur...
Satu bulan yang begitu istimewa buat orang Muslim. Segitu istimewanya sobat Muti.. Penyambutan Ramadhanpun dipersiapkan begitu rupa berikut dengan pernak-perniknya. Sebagai orang Jawa nehh. Pastinya sobat Muti nggak asing bukan dengan tradisi megengan . . ato barangkali di daerah laen juga ada noh tradisi lain. Yah... apalah geto.. Ato dengan mengadakan sepedah hias keliling RT .. bahkan di dekate Markaz Muti barusan pula ada Festival Lampion ala Kampung untuk nyambut Ramadhan. Tak ketinggalan pula anak-anak jecil pun sudah sejak seminggu sebelum Ramadhan telah menyiapkan diri dengan kenthongan dan instrumen musik lainnya buat membangunkan penduduk kampung makan sahur...
Tak hanya itu tempat-tempat perbelanjaanpun rame pula dengan slogan-slogan en setting ruangan yang serba Ijo... syarat dengan Marhaban Ya Ramadhan.... (Tradisi Nih Yee...!)
Lebih lagi di jalan-jalan besar kota pun tak kalah heboh menyambut Ramadhan tahun ini dengan memampang spanduk yang super gede... Kalo di tahun dulu seh Sponsor sebuah Rokok.. begitu inspiratif mengajak kita buat semangat di bulan ramdhan ini. Pokoke Jago dech buat kita semangat....
Sebegitu istimewa nya hingga...
Bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada aroma minyak kasturi.. Para malaikat memohonkan ampunan bagi orang yang berpuasa hingga berbuka..Setiap hari bulan Ramadhan Allah menghiasi Surga-Nya seraya berkata: “Hampir tiba saatnya para hamba-hambaku yang shalih melepaskan segala beban dan gangguan serta segera menuju engkau (Surga)!” ..Para setan dibelenggu.. Dibuka pintu-pintu Surga dan ditutup pintu-pintu Neraka.. Di dalamnya terdapat malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik daripada seribu bulan. .Akan diberi pengampunan bagi orang yang berpuasa pada malam terakhir bulan Ramadhan.. Allah membebaskan hamba-hamba-Nya dari Neraka pada setiap malam bulan Ramadhan.
Yachh.. wajar dong dengan Bonus-bonus yang disiapkan oleh Allah buat hambanya ini kemudian disambut begitu meriah oleh kita.. Fuih heboh dech pokoknya... Intinya penting banget dech Ramadhan ini bagi kita orang Islam.....
Makanya Muti dengan bangganya menyambut Bulan ini dengan Berani mengutarakan Assalamu’alaikum CINTA..... ( Sinetron Bangetzz....^_^ )
Beriku ini Muti kutipkan Khutbah Rasulullah Saw pada hari terakhir bulan Sya’ban.( Imam Ibnu Khuzaimah dalam kitab At-Targhib juz II/217-218)
Ada 13 informasi dan pesan penting dari khutbah singkat Rasul saw di atas, yaitu :
1. Bulan Ramadhan adalah bulan agung (Syahrun ‘Azim) yang penuh berkah (Syahrun Mubarak) yang mempunyai bobot lebih dibanding sebelas bulan lainnya dan disebut sebagai penghulu segala bulan (Sayidus Syuhur).
2. Di dalam keagungan bulan Ramadhan terdapat suatu malam yang paling bernilai bagi umat manusia yaitu lailatul qadr (malam kemuliaan yang nilainya lebih baik dari 1000 bulan, sekitar 83 tahun 4 bulan)
3. Pada bulan ini Allah swt mewajibkan shaum sebulan penuh (lihat QS Al Baqarah :183) yang tujuannya adalah agar kita meningkatkan keimanan dan ketaqwaan semaksimal mungkin.
4. Selain mewajibkan ibadah puasa di siang hari, Allah swt menganjurkan ibadah sunnah di malam hari berupa shalat qiyamul lail yang kemudian dikenal dengan shalat tarawih. Sabda Rasul SAW, HR Nasai dan Ahmad
”Sesungguhnya Allah telah memfardhukan shaum di bulan Ramadhan kepada kalian dan aku syari’atkan kepada kalian agar mendirikannya (dengan shalat tarawih). Barangsiapa yang mempuasai dan mendirikannya karena iman dan mengharapkan ridha Allah swt niscaya ia keluar dari dosa-dosanya seperti pada hari ia dikeluarkan dari ibunya”.
5. Allah swt sangat menghargai aktifitas positif seorang muslim di bulan Ramadhan dengan menawarkan pahala yang luar biasa kepada kaum muslimin yang melakukannya (amalan sunnah di bulan Ramadhan sama dengan amalan wajib di bulan lain, 1 amal diganjar 70 kali lipat)
6. Ramadhan dikatakan bulan kesabaran (Syahrul Shabri). Dalam suatu hadits rasul saw menggambarkan puasa sebagai separuh kesabaran (Nisfu sabri) dan ganjarannya adalah surga.
7. Ramadhan adalah bulan memberikan pertolongan (Syarul Muwasah) Rasul saw bersabda :”tidaklah beriman kepadaku orang yang tidur nyenyak dan kenyang di malam hari sementara tetangganya kelaparan padahal ia mengetahui hal itu”.
8. Ramadhan adalah bulan dimana Allah menambahkan rizkinya kepada seorang mu’min.
9. Memberikan makan untuk berbuka bagi mereka tindakan yang sangat bernilai dan dihargai oleh Allah swt secara luar biasa dengan 3 penghargaan sekaligus :
- menjadi ampunan bagi dosa-dosanya
- pembebasan dari api neraka
- diberi pahala setara dengan orang yang berpuasa itu tanpa mengurangi pahala yang bersangkutan.
10. Ramadhan adalah bulan yang hari-hari pertamanya adalah rahmat (kasih sayang) Allah swt kepada kaum muslimin, hari-hari pertengahannya adalah hari pengampunan dan hari-hari terakhirnya adalah pembebasan kaum muslimin dari api neraka.
11. Meringankan beban orang yang dikuasainya (mamluq/dulu seperti budak, barangkali sekarang bisa dikatakan pegawai dan bawahan).
12. Empat perkara yang dipesankan Rasul saw agar diperbanyak kaum muslimin di bulan Ramadhan. Dua perkara dari yang 4 itu bersifat menyenangkan Allah SWT yakni kaum muslimin meyakini dengan sesungguhnya bahwa tiada tuhan selain Allah dan mereka memohon ampunan kepada –Nya. Dua perkara sisanya sangat dibutuhkan kaum muslimin yakni mereka memohon surga-Nya dan berlindung dari api neraka. Dianjurkan memperbanyak membaca kalimat “Asyhaduanlaailahaillallah. Astaghfirullah. As’alukal jannata wa a’uzubika minannaar”.
13. Yang memberi minum kepada orang yang berpuasa mendapatkan penghargaan yang tak terbayangkan olehnya yakni mendapatkan minuman dari Allah SWT di akhirat nanti dengan minuman dari telaga (haud) Rasulullah saw yang dia tidak merasa haus lagi sesudahnya hingga ia masuk surga.
Subhanallah dahsyat banget emang Ramadhan ini. Wajar jika kita menyambutny a dengan gembira. Namun,satu pertanyaan Muti....(tar nambah Boleh Dong..?? hiks) SAMBUTANNYA SEH MERIAH.., TAPI..IMPAS NGGAK DENGAN IBADAHNYA.??...
He he he bukan Underestimate seh... suerrr.. terkewer kewer... ngga ada maksud
Pasalnya.... udah sejak lama track record kita orang wa bil khusus ummat islam sering atau selalu malah,, cuman Besar dimulut Saja.. Wah gaswat dong...
Jika benar kia masih merasa bahwa kita seringkali Besar dimulut saja.. sebenarnya tidak susah untuk memahami kenapa kita seperti itu.. Sobat Muti...
Yupzz... Tepat... sekali Semua karena kita belum bener-bener ikhlas menjalani ibadah puasa ini.
Berapa banyak orang yang berpuasa namun tidak mendapatkan apa pun dari puasanya kecuali lapar dan dahaga!? Berapa banyak orang yang mengerjakan shalat tarawih, namun tidak mendapatkan apa pun selain ngantuk dan capek!? Semoga Allah menghindarkan kita dari hal itu!
Terkadang urusan ikhlas ini begitu samar dan tercampur baur di hati kita.. untuk menumbuhkannya tak jarang kita musti berpikir berulang-ulang untuk apa kita melaksanakannya. Atau kenapa kita mau berpayah-payah melibatkan diri dalam ketaatan ini. Mukhlasin (Orang-orang ikhlas) jika ia menemukan bahwa hanya kepada Allah-lah semata-mata dipersembahkan ketaatan ini maka ikhlaslah dia. Sebaliknya,, jika ia menemukan ada keuntungan duniawi di balik ketaatan ini maka berarti ia telah menjadi riya’.. Prilaku atau kecenderungan semacam ini memang bukan barang instan untuk meraihnya.. butuh latihan bahkan penggemblengan berkali kali.. di bulan Ramadhan ini. Dimana ibadah puasa merupakan ibadah yang khusus diperuntukan kepada Allah semata. ‘.....Allah Subhanahu wa Ta'ala berkata: “Kecuali ibadah puasa,sesungguhnya ia adalah milik-Ku dan Akulah yang langsung membalasnya. ...” (HR. Al-Bukhari dan Muslim) merupakan bulan yang PAS banget untuk meng-Update kembali keihlasan kita.. Memupuknya... Menyiraminya...
Karenanya dibulan Ramadhan ini. Jika kita ikhlas,, menjalankannya.. tak peduli Di awal Ramadhan, pertengahan bahkan akhir Ramadhan niscaya senantiasa kita akan tetep bersemangat menjalankan perintah-perintah Allah.. Shaf Saholatnyapun teteup Penuh.. He he he.. Apalagi, sejatinya keberhasilan kita menjalankan ibadah dibulan Ramadhan ada di 11 bulan yang lainnya. Ketaatan ini akan berlangsung seumur hidup jika kita ikhlas. (TQS. Az Zumar:2 “Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al-Qur’an) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan-Nya”. Dengan ikhlas kita akan mudah menerima kebenaran dan mudah pula menjalankannya.. baik itu yang mengatur pribadi kita masing-masing sampai aturan sosial... Di Akhir Ramadhan.. Mungkin yang harus menjadi pertanyaan bagi kita.. Sudahkah kita ikhlas menerima Islam menjadi agama kita? Sudahkah kita ikhlas menjalani kewajiban yang Allah berikan kapada kita? [Inay]
Selengkapnya...
Jumat, 08 Agustus 2008
PELAJARAN DARI RYAN...
Minggu-Minggu ini Sobat Muti pastinya ikut ngeri dan terkejut oleh hebohnya pembunuhan berantai dengan kurang lebih 11 korban (yang mungkin bisa nambah lagi) yang dilakukan Ryan. Apalagi tetangga Ryan, karena meski jarang bergaul dan bersifat tertutup, Ryan dikenal sebagai sosok alim yang juga sekaligus guru ngaji, jauh dari bayangan seorang pembunuh berdarah dingin.
Minggu-Minggu ini Sobat Muti pastinya ikut ngeri dan terkejut oleh hebohnya pembunuhan berantai dengan kurang lebih 11 korban (yang mungkin bisa nambah lagi) yang dilakukan Ryan. Apalagi tetangga Ryan, karena meski jarang bergaul dan bersifat tertutup, Ryan dikenal sebagai sosok alim yang juga sekaligus guru ngaji, jauh dari bayangan seorang pembunuh berdarah dingin.
Banyak yang langsung menduga bahwa Ryan adalah seorang psikopat, dari banyaknya korban yang ada. Tidak salah, tetapi belum tentu pula Ryan adalah seorang psikopat.
Trus gimana seh prilaku Psikopat itu?
Makanya Bro… pantengin teruss Mutinya... stay tune Yaa..!!
Psikopat...
Seorang psikopat biasanya membunuh tidak dengan motif langsung terhadap korban (artinya bisa juga karena iseng bahkan hobi... Waduh!!!). Ryan mengaku kepada polisi bahwa korban terakhir dibunuhnya karena perasaan cemburu. Seorang psikopat tidak membunuh berdasarkan cemburu, karena seorang psikopat hampir memiliki kekebalan emosi (emotional numbness) dimana ekspresi emosinya (marah, benci, cinta, sedih, takut, dsb) sangat berbeda dengan manusia normal. Emosi seorang psikopat terlihat oleh orang normal sebagai ‘lebih stabil’. Hal ini karena seorang psikopat tidak memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosinya sebesar layaknya orang normal. Itulah yang digambarkan oleh tetangga Ryan tentang dirinya, sosok yang tenang, alim, dan kalem. Seorang psikopat tidak membunuh karena cemburu kepada korban. Hal yang sama, seorang psikopat tidak membunuh karena ingin menguasai harta semata (seperti yang dituduhkan pada Ryan) seperti halnya perampokan biasa. Seorang psikopat bahkan ‘menikmati’ pembunuhan dengan suatu motif kompleks yang berasal dari pikirannya sendiri. Dia tidak merasa bersalah atau menyesal, yang diakibatkan oleh rusaknya sistem emosi dalam dirinya yang mengalami kekebalan emosi tadi.
Namun begitu ada kecurigaan bahwa kepribadian Ryan pecah (schizophrenia). Terbukti dari terbunuhnya korban lain karena mengetahui Ryan mengubur korban ketiganya. Jika dia psikophat mengapa dia memiliki rasa takut? Takut ketahuan misalnya. Memang Ryan punya ’rasa takut’ tetapi bukan takutnya normalnya orang. Jika orang normal, pasti akan menutupi rasa takutnya dengan menghentikan aksi pembunuhan itu. Tapi tidak dengan Ryan. Ada ketakutan lain, yakni Ryan takut citranya hancur, karena dia adalah figur yang telah dikenal orang (meski terbatas) sebagai figur guru ngaji, tenang, pendiam, alim. Ini adalah figur yang tampak di masyarakat. Bagi Ryan, figur ini adalah segalanya baginya, jati dirinya, karena demi itu dia berjuang mati-matian untuk mempertahankan image ini. Mengapa? Karena figur ini adalah figur yang diterima dan dihargai oleh masyarakat dan keluarganya, yang ironisnya menutupi figur lain yang terpendam yaitu seorang gay.
Berlatar belakang seorang muslim yang tinggal di Indonesia, terutama di wilayah Jombang (Kota Santri) tentu tidak mudah bagi remaja yang memiliki kecenderungan gay untuk bertanya kepada orangtuanya “Pak, Bu, saya kok lebih suka pada sesama lelaki, ya?”
Menurut sebagian orang norma masyarakat dan kaidah agama telah mempengaruhi Ryan untuk memproteksi dirinya dan tidak mengungkapkannya pada siapapun. Pada saat yang sama, mungkin Ryan berusaha mencari tahu sendiri apa dan bagaimana kelainan seksualnya. Ketika Ryan paham bahwa dirinya memiliki kecenderungan gay, disitulah konflik batinnya dimulai. Agama melarang hubungannya, dan Ryan merasa norma agama ‘menyalahkan’ dirinya (Apalagi bila tidak disertai pemahaman agama yang cukup), padahal dia tidak merasa bersalah karena dia tidak meminta dilahirkan sebagai seorang gay.. pikir Ryan. Demikian pula norma masyarakat sekitarnya yang memandang gay sebagai orang yang ‘aneh’ turut mendukungnya. Berangkat dari analisa tadi ada sebagian orang yang kemudian mengasumsikan bahwa bila Ryan seorang psikopat dan hipotesa ini benar bahwa psikopat dipicu oleh kondisi schizophrenia dimana kepribadiannya terpecah, Ryan adalah seorang yang mengidap kelainan jiwa akut. Dalam hukum, seseorang tidak bisa dihukum bila terbukti mengidap gangguan jiwa. Kejadian ini terjadi diluar rasionya. Itu artinya, Ryan juga tidak bisa dihukum mati, seperti yang banyak diduga orang. Ryan seharusnya ‘dihukum’ dengan dimasukkan ke rumah sakit jiwa sepanjang hidupnya. Tetapi banyak kasus hukum di dunia menanggapi psikopat yang ‘masih bisa diajak berdialog secara waras’ sebagai orang waras, dan tetap dijatuhi hukuman mati.
Wahh.. Sobat Muti..., kalo begini caranya bisa abis orang gila di RS Jiwa, oleh Ryan.
Tapi ternyata tidak semudah itu mendiagnosa seseorang mengidap gejala psikopat. Terdapat 20 gejala mayor dalam alat ukur PCL-R (PSYCHOPATHY CHECKLIST REVISED) Prov.Robert Hare, sedangkan Indonesia masih menggunakan Pd-MMPI (PSYCHOPATH DEVIATE-MINNESOTA MULTIPHASIC PERSONALITY INVENTORY) yg masih dimasukkan dalam ANTISOCIAL PERSONALITY DISORDER dalam PPDGJ 3 & DSM 4. (Makanan apa tuh...?)
Untuk kasus Ryan, ada yang berpendapat bahwa ini akibat dari sikap introvert terhadap masalahnya (suka sejenis) sehingga obsesif kompulsif saat ‘pasangan’ gay nya direbut ato ditinggalkan, kasus seperti ini hanya fenomena gunung es dari penyimpangan seksual pengidap homoseksual.
Truzzz.. Gimana Muti..
Tidak ada asap kalau tidak ada Api. Pasti segala sesuatunya ada akar permasalah yang cukup krusial sehingga persoalan turunannya begitu kronis. Dalam Kasus Ryan di atas kita bisa melihat bahwa begitu banyak motif yang dilekatkan pada Ryan, entah itu karena Harta, Cemburu, Orientasi seksualnya, atau bahkan schizophrenia (kepribadian ganda)... lebih tepatnya tanyakan sendiri ke Ryan (Wah... bunuh diri dong!!)
Tapi dalam hemat Muti.. secara kita ini muslim maka kudu make kacamatanya Islam. Wa bil khusus masalah Ryan ini. Si Jagal dari Jombang. Penyebab dari tumbuhnya feminitas seseorang tentu tidak lepas dari lingkungan tempat dia hidup. Tentunya kita masih inget kalo Ryan kecil telah memiliki kecenderungan kecewek-cewekkan, kepribadiannya yang gemulai dan kemayu membuat warga sekitarpun menjuluki dia sebagai Banci kampung. Dari sini saja kita melihat bahwa ada semacam pelabelan buruk kepada Ryan. Dan ini membuat Ryan semakin Bingung siapakah dirinya. Ironisnya, tampaknya keluarga Ryan tak terlalu mempedulikannya. Nyatanya, menurut Liputan6 SCTV, keluarga Ryan sudah kepalang sibuk mencukupi nafkah sehari hari ketimbang mengurusi anaknya yang mengalami persoalan identitas.
Terlebih lagi, masyarakat justru memberikan peluang ke-‘gemulaian’ Ryan tumbuh subur dengan menjadikan Ryan sebagai guru tari pada acara Agustusan. Tak pelak, kian menjadilah feminitas pada Ryan meliputi sanubarinya. Di daerah Muti-pun, bahkan tontonan banci kaleng yang ngamen di jalanan terkadang malah menghibur ato dianggap sah-sah saja. Hal ini merupakan bukti dari tumpulnya rasa pengawasan dari masyarakat.
Wal hasil, schizophrenia, adalah solusi gampang dari orang-orang yang terpinggirkan semacam Ryan untuk menjalani kehidupannya tanpa cemooh dari yang lain. Apalagi aturan di negeri kitapun nggak jelas dalam mengatur dan mengarahkan kaum Gay dan sebangsanya. Akhirnya mereka mencari jalan sendiri, meski harus melakukan bermacam cara.
Masih dengan sebab yang sama, yaitu diamnya pemerintah soal pengaturan kalangan Gay ini dan aturan-aturan lain... atau bahkan memberikan keluasan kepada masyarakat untuk memikirkan solusinya sendiri.. bukan mustahil akan memunculkan depresi massal. Diantaranya psikophat dan scizophrenia
Akhirnya..
Dunia ini begitu indah dengan warna-warninya ada merah, kuning, ijo (dilangit yang biru..). Meskipun kita tidak bisa menyukai semuanya, bahkan membenci salah satu warna, tetapi aneka warna menjadikan dunia ini ”penuh tantangan dan perlombaan”. Termasuk dalam melalui Ujian dari Allah, perlu tantangan dan cobaan.
“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. (Al-Baqarah: 214)
Memang benar bahwa manusia diciptakan atas laki-laki dan perempuan. Namun penyimpangan tidak jarang terjadi, ada yang bersifat fisiologis karena pembentukan yang tidak sempurna, atau ada kelainan hormon ketika dalam kandungan sehingga memunculkan salah satunya organ kelamin yang tidak normal, misalnya pada kelainan yang disebut pseudohermaphrodite.
Pada kasus Ryan dan Cowok gemulai pada umumnya kelainannya adalah secara psikologis, salah satunya karena kesalahan proses learning (belajar) dalam proses pertumbuhan, misalnya pola asuh ataupun imitasi (peniruan) yang salah dan sebagainya. Secara Islam, ini kita pahami sebagai proses yang kemudian mendapat tunggangan syaithan untuk memanfaatkan kesempatan. Kesempatan untuk makin menjerumuskan seseorang untuk bangga pada ketidaknormalannya, khususnya Gay/Lesbian, banci dsb. Dan ini adalah salah satu wujud ujian dari-Nya. Ujian yang sekaligus menjadi sarana penghapus dosa, dengan syarat kita mampu melakukan penyelesaian masalah secara tepat sesuai perintah Allah.
Rasulullah SAW bersabda:
”Tidak ada yang menimpa seorang muslim dari kepenatan, sakit yang berkesinambungan, kebimbangan, kesedihan, penderitaan, kesusahan, sampai duri yang ia tertusuk karenanya, kecuali dengan itu Allah hapus dosa-dosanya” (HR Bukhari).
Tidakkah Kita yakin dengan hadits di atas? Kalau Kita diejek sebagai (ma’af) banci, tidak seharusnya kita melakukan pemutarbalikan dengan menjadi benar-benar banci. Laki-laki yang pemalu, feminin, gampang menangis, bukan berarti dia wanita. Setiap orang mempunyai kadar hormon maskulin dan feminin yang menjadikannya berpotensi mempunyai kedua sifat tersebut. Hanya kadar dalam diri setiap orang berbeda-beda. Jadikan kecenderungan sifat maskulin ataupun feminin ini sebagai sebuah tantangan bagi kita untuk menjadi laki-laki atau perempuan dengan keunikannya masing-masing. Setiap orang punya keunikannya sendiri. Bahkan sahabat Utsman bin ’Affan ra adalah seorang yang sangat pemalu. Sifat-sifat feminin tak seharusnya sebagai legitimasi/ pembenaran untuk berubah kepribadiannya menjadi jenis lain.
Pola asuh yang di berikan dari keluarga, saudara-saudara yang memperlakukan kita sebagai orang lain, adalah masa lalu kita. Kita tak perlu terlalu menyalahkan keadaan Muti yakin tidak ada Orangtua yang memberi baju wanita kepada anak lelakinya untuk mengubah kepribadiannya; demikian juga saudara-saudara perempuan Anda. Ini sebagai pengalaman hidup seseorang yang harus disikapi secara tepat. Andaikan pun ada orangtua semacam itu, maka kita harus berani mengingatkannya.
Masyarakat baik, penduduknya juga baek. Jika masyarakat dengan ketat mengawasi lingkungannya berdasarkan Islam, niscaya keburukan akan sirna. Kalaulah masyarakat kita cenderung atau memang cuek, maka kitalah yang mengingatkan dan mengupayakan agar awareness itu tumbuh di kalangan kita. Harapnnya, agar Islam kita juga dirasakan oleh mereka sebagai agama yang utuh, tidak setengah-setengah.
Sulit memang ujian dari Allah ini, tapi Allah menguji pasti sesuai kemampuan hambanya. Pun dalam masalah ini. Islam telah jelas melarang laki-laki menyerupai perempuan, Perempuan menyerupai laki-laki, Ibnu Abbas r.a berkata “Rasulullah SAW, melaknat wanita yang meniru laki-laki dan laki-laki yang meniru wanita.” (HR. Bukhari, Abu Dawud). Hukum terhadap banci atau perempuan yang menyerupai laki-laki sudah jelas yaitu diasingkan.Diriwayatkan oleh Abu Dawud bahwa Abu Hurairah berkata, “Didatangkan kepada Rasululullah SAW, seorang banci yang mewarnai kedua kakinya dengan pacar. Kemudian Rasulullah SAW, bertanya, “Mengapa orang ini?” Mereka menjawab, Ia meniru perempuan. Mendengar itu Rasulullah SAW, menyuruh mengasingkan ke baqi’. Ditanya, Ya Rasulullah SAW, tidakkah Anda membunuhnya? Nabi SAW. Menjawab, Aku dilarang membunuh orang-orang ynag salat”.
Sedangkan hukuman terhadap Gay/Lesbi (Liwath) pun juga jelas . Seperti Dalam hadits Rasul : ”Siapa saja yang kalian dapati melakukan apa yang dilakukan kaum Nabi Luth maka bunuhlah pelaku dan obyeknya.”
Terkait dengan psikophat atawa schizophrenia, pun juga jelas, ketika orang tadi sadar dan waras maka dia tergolong berakal. Sehingga terkena beban hukum dari Syaari’ (Allah).
Sobat Muti.., bagi kamu-kamu yang cenderung menyerupai lawan jenis, ingatlah, kesembuhanmu salah satunya ditentukan oleh kemauan kamu, tentu biidznillah/ dengan izin Allah. Bertaubatlah semoga Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang membuka pintu hidayah dan kemudahan untuk kehidupan kamu di masa yang akan datang. Lebih dari itu, semoga pintu surga akan terbuka lebar sebagai rumah abadi nanti di akherat. Amin. Inay
Selengkapnya...
Kamis, 08 Mei 2008
I wana be a hero..!
November ceria…! Eh salah harusnya kan September. BTW, Bulan November adalah bulan yang sangat erat kaitannya dengan kepahlawanan. Karena (kalo nggak salah inget seh..) pada saat itu para arek-arek Suroboyo berhasil merobek bendera Belanda yang tepanya di Hotel Yamato. Bisa di bayangkan situasi heroik macam apa kala itu hingga seluruh bangsa kita memperingatinya sebagai hari pahlawan.
Sebagai anak sekolahan biasanya kalau nggak salah lagi ya. Kita memperingatinya dengan acara upacara gitu. Ngomong-ngomong nyadar nggak sih kalau kita terkadang bahkan sobat Muti sendiri hanya melalui hari-hari bersejarah ini tanpa arti. Artinya kagak mudeng apaan coba yang diperingati ini.
Untuk itu Muti mau ngajak sobat sekalian untuk “menjelajahi” sang Pahlawan. Ayuk?.. Yuuuk…..
Dari Zero to Hero
Dari hasil survey Muti. Meski kagak pake metode random atawa metode sindrom..ups! kebanyakan dari orang-orang itu menilai bahwa yang namanya pahlawan nih itu Seeorang yang berjasa bagi negeri ini. Hingga kita mengenal banyak sekali nama-nama pahlawan di negeri ini. Seperti ada namanya Pahlawan Kemerdekaan, Pahlawan Revolusi atau Pahlawan Nasional.
Atau diistilahkan lagi kalo yang namanya pahlawan ntuh harus punya jasa dan mengharumkan nama bangsa ini di bidangnya masing-masing. Yang aksi kepahlawanannya itu nggak hanya melulu di dominasi sama mereka-mereka yang telah mendahului kita alias sudah almarhum. Tapi juga ada aksi pahlawan laen yang nota bene masih eksis sampe sekarang.
Contohnya saja. Seperti Taufik hidayat noh aksi smashnya ke sana kemari yang nge bikin Indonesia harum di kancah Internasional bisa di bilang sebagai aksi Kepahlawanan. Atau yang masih hangat-hangat nih yee… Si Coklat sama Gitaris en pencipta Lagu Eross SO7 yang berhasil nyiptain lagu “Bendera” dan merilis dalam sebuah lagu yang top abis, baru-baru ini di beri penghargaan oleh pemerintah kita nih juga dianggap sebagai aksi kepahlawanan di bidang musik.
Kalau kamu rajin ngikutin berita nggak masalah yang kekinian atau Jadul (jaman doeloe). Kadang kita nggak habis pikir ya.. Adatuh orang yang awalnya bukan apa-apa tapi di lain masa doski disanjung-sanjung sebagai Pahlawan. Kita bisa lihat aja sosok pahlawan mana saja pasti berawal dari Nol (Zero) trus karena pencerahan pemikiran yang ada pada dirinya akhirnya dia bisa mentransfer energi nya ke sekitarnya atawa Jadi Hero beneran. Dan akhirnya menghebohkan dunia persilatan ( Kagak Nyambung..). Semuanya itu jadi mungkin terjadi karena untuk meraihnya kagak gratis Bo! Butuh yang namanya pengorbanan waktu, kucuran keringat, kuatnya mental, melayangnya harta, hilanganya sodara dan famili, dan hingga lenyapnya jiwa
Kita bisa Lihat pada Nabi kita tercinta Nabi Muhammad yang awalnya beliau bisa jadi nggak di liat walau hanya sebelah matapun oleh orang-orang di sekitarnya. Tapi sekalinya beliau mendapatkan gelar ke-Nabian beliau langsung aja bikin masyarakat sekitar kaget terkaget-kaget dengan apa yang dia bawa. Barangkali itu kali ye.. yang menginspirasi Tuan Thomas dalam mendefinisikan apa itu Pahlawan.
Selidik punya selidik Dalam buku Helden en heden vereering. (buku apaan sih?) itu tuh buku yang di tulis sama Tuan Thomas Carlyle seseorang yang meneliti masalah kepahlawanan. Beliau telah menuliskan jenis-jenis pahlawan. Menurut dia pahlawan itu…sebagai sumber segala perubahan. Pahlawan adalah manusia besar yang mengubah sejarah ummat manusia. Tentunya dari kondisi yang buruk menjadi kondisi yang baik. Kalo asal sambar aja dengan kata perubahan yang di maksud maka orang-orang pencetus ide perampokan lewat bius yang kemaren marak di sebut pahlawan dong (minimal dikalangan preman). Back to the topic, otomatis menurut theori ini Nabi Muhammad itu adalah sosok pahlawan dong! Karena secara fakta beliau telah mengubah wilayah Mekah yang Jahiliyah Gelap Gulita menjadi Wilayah yang Terang Benderang (Listrik Kalee) Di sinari dengan Hidayah Islam yang masuk kesana. Demikia juga dengan Karl Marx, yang mengubah masyarakat menjadi masyarakat bersosialis sama rasa, sama rata, dan juga Ernesto “Che” Guevara di Amerika Latin ( yang akhir-akhir ini tampangnya nampang di stiker-stiker itu tuh), Kemal Attaturk di Turki ( Nah yang ini nih !!) mengubah negara dari negara penuh cahaya Islam menjadi gelap gulita karena negara yang mencampakkan Islam.
Pahlawan, Juga Buat Kamu
Kamus besar Bahasa Indonesia menyebutkan bahwa pahlawan berarti orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran. Kepahlawanan adalah perbuatan yang menunjukkan sifat seorang pahlawan seperti keberanian, pengorbanan, kesetiaan dan lain-lain.
Dalam Islam, gelar kepahlawanan tidak cukup hanya mengacu pada definisi di atas. (oooo…ngerti ra Son!!) Kalo gitu trus gimana dong?. Secra bahasa nih yee.. usut punya usut kata “pahlawan” bermakna orang yang berpahala. Kata ini di ambil dari kata pahalawan yang untuk kemudahan penyebutan berubah menjadi pahlawan.Untuk urusan beginian kayaknya orang jawa ya yang ahli..(Nggak SARA kan?) Untuk menilai seseorang berdasarkan pahala yang ada pada dirinya, tentu sesuatu yang sulit terjangkau manusia. Sebab, yang menentukan dan memberikan pahala hanyalah Allah SWT semata. ALLah SWT telah memberikan kepada kita hidayah berupa Al Quran dan As-sunah yang kita gunakan sebagai petunjuk untuk menuju pada hakikat kepahlawanan itu sendiri.
Nah makanya buka mata dan baca serius. Ngomong-ngomong soal pahala sangat erat kaitannya amal apa aja tuh yang di terima oleh Allah. Oleh karenanya, harus juga dilengkapi dengan dua syarat, yaitu niat ikhlas karena Allah dan caranya seperti di contohkan Rasulllah SAW.
Ikhlas karena Allah berarti apa yang dilakukan oleh setiap musim itu semata-mata hanya ditujukan demi mendapat ridho Allah. Lain Tidak. Keberanian, pengorbanan, kesetiaannya tidak dipersembahkan untuk memperoleh tanda jasa, bonus materi, pujian atau pengakuan masyarakat. Seperti dalam hadits Rasul dari Abu Umamah :” Sesungguhnya Allah tidak akan menerima amal kecuali amal yang dilaksanakan dengan ikhlas dan dilakukan karena mengharap ridho Allah semata”. Apalagi diniatkan demi negara dan tanah airnya (Ashabiyyah) yang jelas-jelas bertentangan dengan aturan Islam. Karena Rasulullah bersabda dalam hadits arba’in.”Bukan dari golongan kami orang-orang yang mati membela ‘ashabiyah.” (HR Abu Dawud). Karena perjuangan demi ashabiyah (golongan) itu sama halnya memperjuangkan ikatan manusia yang berdasar atas kesukuan, golongan ataupun nasionalisme. Umat akhirnya terfokus untuk memikirkan negerinya saja tanpa memperhatikan urusan kaum muslimin di negeri lain.
Padahal Allah SWT menyerukan bahwa ikatan Aqidah-lah Islamlah yang bisa menyatukan umat manusia. Allah juga telah memerintahkan manusia untuk bersatu atas dasar tali agama Allah. Seperti dalam firmanNya “ Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah dan janganlah kamu bercerai berai….”. (Ali Imran [3] :103). Sehingga perjuangan pun diarahkan untuk membela Islam dan memperjuangkan tegaknya syari’at Islam di muka bumi ini.
Sementara kalau kita udah Ikhlas nih yee ceritanya maka kita kudu inget bahwa mencontoh Rasulukllah itulah syarat yang berikutnya. Bisa nggak ngebayangin kalau kita ikhlas mengerjakan Sholat tapi kita hantam kromo aja sholat Shubuh yang sejatinya hanya dua roka’at trus dengan alasan ikhlas dan semangat pengorbanan maka dia berkata “ Berapapun rekaat akan ku berikan padaMu ya Allah “ ya.. yang begini nih yang keblinger. Padahal Kekasih kita Rasulullah Muhammad SAW bersabda “ Tinggalkan olehmu sekalian apa saja yang telah kutinggalkan. Sesungguhnya yang menyebabkan kebinasaan umat-umat sebelum kamu adalah karena banyaknya pertanyaan mereka dan mereka bertindak tidak sesuai dengan apa yang disampaikan oleh nabi-nabi mereka. Oleh karena itu, bila aku melarang sesuatu kepada kamu sekalian maka juhillah, dan bila aku memerintahkan sesuatu maka kerjakanlah sekuat tenga”.( HR. Bukhari dan Muslim)
Eits..! Nggak cukup hanya itu aja Say! Untuk sampai pada gelar seorang pahlawan Islam mensyaratkan pengorbanan atas segala sesuatu demi ketaatan kepada Allah, Rasul dan Jihad fi Sabilillah. Allah berfirman (yang artinya) : Katakanlah : “Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluarga, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai adalah lebih kamu cintai dari pada Allah Rasul-Nya dan Jihad di jalan-Nya maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusannya, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik (QS At Taubah[9] : 24)
Pengorbanan dalam konteks ketaatan nilah yang harus ada dalam jiwa kita, yang akhirnya bisa menghantarkan siapapun di antaraa kita untuk meraih predikat pahlawan sejati.
Buruan!!!
Eh.. Sobat Muti kalo urusannya dalam meraih pahala ini rasanya nggak ada alasan untuk menunda-nunda kalee. Karena kalo dipikir-pikir pesaing-pesaing kita tuh buanyak banget udah gitu godaan, halangan, dan tantangan ada aja yang menghadang di depan orang yang melakukan kebaikan. Sebaliknya betapa banyak pula dorongan dan kemudahan untuk melakukan kemaksiatan, Misalnya saja, orang mau mengaji, berjamaah sholat di masjid, apalagi berdakwah bukan main halangannya. Ada aja alasannya. Alasan ini lah, alasan itu, akhirnya kewajiban tertinggalkan. Sebaliknya bagi orang yang membunuh, senjata tajam dan senapan mudah dicari, ingin berzina wanita panggilan dimana-mana, hendak bergaul bebas pergaulan pun mendukung, mau meninggalkan hukum Islam ada saja legitimasi (pembenaran) atas nama hak asasi, mau menentang Allah juga di biarkan saja atas nama kebebasan berpendapat, mau menghina Nabi juga dibiarkan saja atas nama Lomba atau Kebebasan berekspresi. Tahu nggak Dalam situasi yang begini nih, Rasulullah SAW justru memerintahkan kita untuk segera berbuat kebaikan. Buruan. Serbu (bukan serba lima ribu…Loh). Jangan tunda-tunda. Seperti dalam hadits Nabi :”Bersegeralah kamu sekalian untuk melakukan amal-amal shalih, karena akan terjadi suatu bencana yang menyerupai malam yang gelap gulita dimana ada seorang pada waktu pagi beriman tapi pada waktu sore ia kafir; pada waktu sore ia beriman tetapi pada waktu pagi ia kafir; ia rela menukar agamanya dengan sedikit kentungan dunia” (HR. Muslim)
Selengkapnya...